Politik yang Bergairah

  “Mama kamu nyoblos apa?” “Partai V. Kalau Mama kamu?” “Aku X. Kok gak sama ya?” Kami ibu-ibu senyum-senyum dengar percakapan anak-anak kecil di sekolah. Anak-anak itu boleh jadi diajak bunda mereka ke bilik suara, melihat tata cara mencoblos dan terjadi diskusi tersebut. Mereka masih kecil-kecil, kadang masih nangis ngosek kalau nggak dituruti jajan. Tapi... Continue Reading →

Ketika Issue Negatif terhadap Ulama Tidak Berpengaruh

    Kampanye hitam dan issue negatif terhadap satu pihak sudah digunakan sejak lama untuk menjatuhkan martabat lawan, dan diharapkan dapat mendongkrak posisi penyerang. Sejarah mencatat bagaimana Rasulullah Saw dianggap sebagai penyihir dan pendusta tetapi semua terbantahkan sebab jejak hidup beliau memang tidak tercerminkan dalam berita bohong yang tersebar. Fitnah terhadap Aisyah ra dalam kisah... Continue Reading →

Bila Pengejek dan Pengolok berbalik menjadi Pendukung

  Jika anda memakai  jilbab seperti saya di era 90an, pasti pernah  mengalami masa-masa yang spesial ini. “Kamu mau kayak orang Iran ya?” kata salah  seorang saudara. “Kamu ikut aliran apa sih?” Apalagi ketika saya membatasi pergaulan, mengurangi film dan musik, tuduhan semakin berdatangan : “kamu sekarang nggak asyik lagi diajak ngobrol.” Ketika saya tidak... Continue Reading →

Tanpa Surabaya, Indonesia telah menjadi Inggris : Energi Ilahiyah dalam  tabligh akbar Al Falah

    Mata meleleh mendengar lantunan Quran surat al Maidah : 51-58 . Betapa sesungguhnya Allah Swt telah memberi peringatan sejak berabad lampau, tapi kita juga yang tidak memperhatikannya. Penutup acara hari itu diserahkan kepada ustadz Bachtiar Nasir , ketua GNPF MUI.  Apa yang disampaikan beliau benar-benar membuat tersentak. Berikut adalah rangkuman dari apa yang... Continue Reading →

Najmuddin Ayyub ibnu Shadzi : bila pemimpin dan militer berupaya menegakkan kebenaran

    Siapa tidak ingin tinggal di Indonesia? Kolam susu, hutan bakau, laut penuh ikan dan mutiara, udara jernih, daratan dipenuhi bahan tambang dan subur makmur. Sudah sejak lama ekspatriat senang tinggal di Bali yang hangat sementara negara-negara mereka berselimut salju tebal. 13.000 pulau tersebar dari Sabang sampai Merauke, masih memungkinkan menampung manusia-manusia tinggal dan... Continue Reading →

Jakarta : Pemimpin gabungan Berber, Visigoth, Corleone dan isyarat Ibnu Khaldun

  Jakarta  dibangun dari Judi dan Prostitusi? “Pak Natsir naik helikopter aja kemana-mana. Sebab jalanan Jakarta saya bangun dari duit judi,” sindir Ali Sadikin. Mohammad Natsir, tokoh petisi 50 dan Mosi Integral, seorang ulama sederhana yang disegani kawan dan lawan. Kesederhanaan beliau, kehati-hatian beliau dalam berinteraksi dengan hal-hal haram bahkan syubhat, membuat sebagian orang risih.... Continue Reading →

Proporsional Menilai Orang Besar : Gatot Brajamusti, Mario Teguh dan Mahfudz Siddiq

    “Kalau laki-laki kebal terhadap uang dan wanita, dia tidak tergoyahkan.” (Mossad, Victor Ostrovsky)   Kita selalu terkejut oleh berita yang dilakukan orang-orang besar, hebat, terkenal di sekeliling. Meski yang dilakukan mereka, banyak juga dilakukan orang lain. Betapa banyak orang merokok dan mengkonsumsi narkoba, mulai anak hingga lansia. Namun mata kita dibuat tercengang ketika... Continue Reading →

Radikalisme, Terorisme, Fundamentalisme dalam Media

Ibnu Khaldun, mengemukakan hal menggelitik seputar kekuasaan. Menurutnya, “….kekuasaan merupakan kedudukan yang menyenangkan, meliputi berbagai kesenangan materi maupun maknawi, material maupun spiritual, visible maupun invisible sehingga untuk mendapatkannya seringkali melalui kompetisi-kompetisi menggemparkan dan sedikit orang yang mau menyerahkannya. Karena partai merupakan proses awal bagi justifikasi kekuasaan, maka partai acapkali menjadi proteksi, pembela, bahkan klaim untul... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: