Saat Suami Dapat Mendidik Istri

  “Kamu tuh hasil bentukan dan didikan suami kamu,” celetuk sahabatku. Begitu kira-kira konteks kalimatnya. Aku terkejut. Selama 24 tahun menikah, hampir nggak pernah dengar kalimat seperti itu. Mungkin yang mirip-mirip ada, tapi kalimat yang diucapkan temanku belum lama ini menyentak betul. Bagiku, suami adalah kekasih, sahabat, mitra. Kadang teman adu urat leher juga hahaha.... Continue Reading →

Seks : Tempatkanlah di Posisi Mulia (catatan singkat buku Seksologi Pernikahan Islami)

  Pernah baca Cadas Tanios atau Lady of Camellias? Dua buku lawas yang ditulis para dedengkot sastra itu menggambarkan bahwa ketika membahas hubungan intim, bahasa kiasan alias bahasa metafora dapat digunakan. Bukan sekedar keindahan sastra penuh makna yang didapat, tetapi juga pembaca mendapatkan sebuah skema di benak : seks memang tidak perlu diungkapkan secara vulgar,... Continue Reading →

Film Hanum & Rangga : Lelaki atau Perempuan yang Harus Mengalah Lebih Dulu?

Ada dua quote yang terngiang (saya nggak bilang  100% setuju ya...terngiang aja) : Pertama,  ucapan Rangga yang intinya , “apa kamu mau meneruskan karier kamu dan mengesampingkan perasaan suami kamu?” Kedua, ucapan Hanum yang intinya, “aku ingin mengejar salah satu bintangku. 4 tahun aku mendampingimu, mengorbankan cita-citaku demi kamu. Apa nggak bisa sekali saja  ganti... Continue Reading →

Psikologi Gaul (1) : Memahami Remaja

  “Boleh pakai kutex?” “Kalau tattoo?” “Pacaran kan nggak papa kalau cuma jalan-jalan.” “Mau warnai rambut. Asal gak hitam gakpapa, kan?” “Aku main game kalau lagi bosen. Semua orang ngomel melulu. Yah, namanya bosen gimana!” “Males sekolah/ngampus. Dikejar-kejar melulu.” Itu sebagian dari keluhan remaja yang mampir ke agendaku. Ya, mereka yang dilahirkan tahun  2000an dan... Continue Reading →

Politik yang Bergairah

  “Mama kamu nyoblos apa?” “Partai V. Kalau Mama kamu?” “Aku X. Kok gak sama ya?” Kami ibu-ibu senyum-senyum dengar percakapan anak-anak kecil di sekolah. Anak-anak itu boleh jadi diajak bunda mereka ke bilik suara, melihat tata cara mencoblos dan terjadi diskusi tersebut. Mereka masih kecil-kecil, kadang masih nangis ngosek kalau nggak dituruti jajan. Tapi... Continue Reading →

Kembalilah pada Tuhan-mu, 20 Pahlawan Kementrian Keuangan

  Berjabat tangan dengan suami/istri menjelang keberangkatan ke tempat tugas, mencium dahi atau pipi mereka, memandang name-tag dengan penuh kebanggaan : pasangan jiwa tengah menunaikan tugas mulia. Instansi kami adalah salah satu instansi dengan amanah berat - menjaga harta negara. Dalam setiap institusi, selalu ada pihak yang memegang entitas kekayaan agar roda organisasi terus berjalan.... Continue Reading →

Buku, Empek-Empek, Bros ~ Kunci Menulis (1) : Konsisten

    Apa persamaan buku, empek-empek dan bros? Seorang sahabatku, mbak Yulyani namanya, bertahun-tahun membuat empek-empek. Memilih ikan sendiri, menguliti ikan, memisahkan daging ikan dari durinya, menggiling daging lalu dicampur dengan tepung sagu dan bla-bla-bla sampai jadi empek-empek yang menurutku terenak di lidah. Kuah cukonya? Wuah, jangan tanya. Aku kalau beli empek-empek Yenna, mesti beli... Continue Reading →

Suamiku Bisa Berubah!

  “Pussss?” sapa suamiku. Aku baru tahu kalau suamiku benar-benar berubah tadi pagi. Sepulang kami dari masjid usai sholat Subuh, aku jalan di belakangnya. Ia berada di depanku, jarak tiga langkah, lalu tampak makhluk hitam kumal berbulu tengah terkantuk dekat tong sampah.   Benci kucing setengah mati Semua anakku suka banget sama kucing. Kucing putih,... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: