Pernikahan Seharga Kaos Kaki

  Pernah beli baju lebaran? Ada yang beli sebelum Ramadhan tiba, takut bila agenda memilih-milih baju menggangu aktivitas puasa dan tarawih kita. Ada yang membelinya menunggu THR, karena beli baju lebaran butuh budget tinggi. Ada yang sengaja beli baju lebaran di mall terkemuka atau butik ternama, sebab lebaran termasuk momen tahunan yang istimewa. Baju daster?... Continue Reading →

Bagaimana Jika Minat-Bakat Anak, Bertentangan dengan Keinginan Orangtua?

“Papa mamaku dokter. Mereka ingin aku jadi dokter juga. Tapi aku nggak mau!” “Aku suka jadi EO, tapi orangtuaku pingin aku sekolah D3 teknik. Gimana?” “Awalnya aku kulian di institute agama. Lama-lama orangtuaku tahu, aku berbakat di music.” “Sepanjang hidup aku nurut orangtuaku, tapi aku sudah nggak tahan lagi. Aku sebetulnya suka gambar dan ingin... Continue Reading →

Pelukan Skin–to-Skin yang Menjadi Obat

    “Ummi, keloni,” rengek si bungsu ketika beberapa waktu lalu sakit. “Lho, Ummi udah tidur di sampingmu.” “Tapi belum dikeloni.” “Ummi sejak tadi tidur di samping kamu, Say.” “Pokoknya keloni!” Aku memeluknya dari belakang, merasakan tubuhnya yang panas karena demam tinggi. Beberapa bulan lalu kami gantian sakit. Dua anakku gejala DB, yang dua lagi... Continue Reading →

Politik yang Bergairah

  “Mama kamu nyoblos apa?” “Partai V. Kalau Mama kamu?” “Aku X. Kok gak sama ya?” Kami ibu-ibu senyum-senyum dengar percakapan anak-anak kecil di sekolah. Anak-anak itu boleh jadi diajak bunda mereka ke bilik suara, melihat tata cara mencoblos dan terjadi diskusi tersebut. Mereka masih kecil-kecil, kadang masih nangis ngosek kalau nggak dituruti jajan. Tapi... Continue Reading →

Rangkuman pertemuan dengan Murteza Fikri, Saddam Hussein dan Muammar Qadafi (3 putra Saifudin Ibrahim)

Pertemuan dengan Ustadz Menachem Ali dan 3 putra Saifudin Ibrahim hari itu, sungguh merupakan hadiah berharga bagi diriku yang berulang tahun pernikahan tepat 25 Desember 2017. Apalagi hari itu fisikku sedang drop sekali, sejak Jumat sakit sehingga butuh perjuangan untuk berangkat pagi ke masjid dan ke acara Saddam Hussein cs di SD Muhammadiyah 4, Pucang... Continue Reading →

Anak Kreatif = Anak Pintar? Tunggu Dulu

    Pernah dengar anak cerdas? Pastilah pernah. Anak ini biasanya identik dengan sejumlah kemampuan, utamanya kemampuan akademis dan lebih spesifik lagi kemampuan logis matematis.  Biasanya, orangtua senang sekali punya anak seperti ini. Diajari apa-apa gampang. Diajari pelajaran sekolah langsung paham. Entah apa sejarah yang membentuk pola pemikiran orangtua, sehingga bahasa simbolik seperti matematika lebih... Continue Reading →

Istri, Bicaralah!

  Tersedu. Menangis. Gemetar. Ada banyak perempuan yang mengeluhkan diri mereka mengalami depresi hebat, psikosomatis berkepanjangan hingga harus masuk rumah sakit berkali-kali. Psikis mereka demikian sakit hingga menjalar ke sendi-sendi, ke kerja otak, ke maag hingga kadang tremor tak wajar. Ada apakah dengan para istri shalihah yang seharusnya dapat mengarungi hidup ini dengan bahagia? Omongan... Continue Reading →

Hari –hari Pertama Berpisah dari Anak : masuk sekolah, mondok di pesantren, berpisah kota karena kuliah

  Awal si sulung kuliah di kota lain, rasanyaaaa! Anak cewek, belum terlalu mandiri, punya sakit maag. Melihat kos-kosannya yang minim fasilitas, mau nangis aja rasanya. Saya dulu pernah kos di Jakarta, pergi sendiri bareng teman-teman. Mengalami pahit getir jauh dari orangtua. Pernah nangis juga karena sakit, nggak punya uang, berentem sama teman...hehehe, romansa anak... Continue Reading →

Arti Ulama bagiku dan keluargaku

    Jauh sebelum gonjang ganjing jagad perpolitikan, keluargaku telah mengenal kiai dan ulama. Kami memanggil ulama itu dengan sebutan “pak Yayi, Gus, Kiai, Ustadz”. Tergantung kebiasaan santri masing-masing. Para kiai atau ulama yang kami sambangi, mungkin tidak setenar Habieb Rizieq, Hidayat Nur Wahid, Bachtiar Natsir, KH MA’ruf Amin. Tapi kehadiran mereka sungguh-sungguh kami rasakan... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: