Sirius Seoul : Nol & Zero bag. 2

  Sofia mengunyah perlahan telur scrambled yang dicampur beragam sayuran. Dia harus bersegera menye­lesaikan makan siang bila tidak ingin kehilangan waktu shalat zuhur. Jie Eun masih setia dengan makan siang yang membuatnya tidak berlemak: dada ayam, irisan timun, rebusan sejenis ubi. Entah mengapa, dia yang terlihat paling lahap menghabiskan makan siang. “Aku sebenarnya ingin mengambil... Continue Reading →

Sirius Seoul : Nol & Zero, bag. 1

Ikuti kisahnya dan nantikan hadiahnya!   Rasanya sepertiぐでたま. Gudetama, si telur yang eng­gan melakukan hal dengan sepenuh hati. Si telur yang bosan diperintah-perintah dan lebih senang tengkurap, menungging sebagai bentuk pemberontakan dan peno­lakan. Si melankolis berbentuk kuning, yang malas dan kerap menggumam: meh, aaahhh. Bila malam tiba, ingin bersorak melihat shoji ka­marnya. Bau sarung bantal... Continue Reading →

Seperti apa sosok Sofia di novel Sirius Seoul?

    Aku teringat sepenggal percakapanku dengan Profesor Robin Kirk, pakar cerita anak yang juga ikut residensi penulis di Seoul Juli 2018 tempo hari. “Apa yang ingin kamu sampaikan ketika menulis novel untuk remaja, terlebih settingnya Jepang dan Korea?” Kuceritakan bahwa anak muda Indonesia  menggemari Jepang dan Korea. Film-filmnya, animasi, komik, drama, musik, kuliner dan... Continue Reading →

Maukah Kamu Jadi Penulis?

    Tidak ada universitas yang khusus memiliki fakultas atau jurusan yang mencetak seseorang menjadi penulis.  Bahkan fakultas FIB sekalipun, tidak secara otomatis membuat mahasiswanya mengambil profesi penulis sebagai pekerjaan hidupnya. Penulis adalah pekerjaan lepas yang benar-benar ‘lepas’ : hanya orang-orang yang benar-benar niat jadi penulis, akan menjalani profesi sebagai penulis dengan segala lika likunya.... Continue Reading →

Novel ke-19, buku ke-61 : Polaris Fukuoka 福岡の北極星

Novel ini dalam proses terbit di salah satu lini Mizan insyaallah. Editing alhamdulillah telah selesai; tinggal menunggu lay outer dan ilustrator. Saya ingin cerita sedikit perihal novel ini yan boleh dibaca untuk anak-anak dan remaja bahkan dewasa. Simak ya 🙂 Ada 3 hal penting tentang Fukuoka no Hokkyokusei atau Polaris Fukuoka : 1. Novel semua... Continue Reading →

Apakah aku Nasionalis?

    Waktu kecil, aku pernah bertanya pada ibu ,”Ma, kenapa tiap upacara bendera, aku mau nangis ya liat bendera merah putih sama dengar lagu Indonesia Raya?” Kata ibu, “wah, itu artinya kamu nasionalis, Sin.” Jujur, waktu itu aku baru sekitar kelas 3 atau 4 SD. Masih belum tahu apa itu nasionalis, apa itu Islamis,... Continue Reading →

Quiz Cover Novel : Berhadiah Gantungan Cantik dari Jepang

Assalamualaykum warahamtullahi wabarakatuh. Teman-teman, bloggers dan netizen tersayang, Silakan ikut kuis di bawah ini. Berhadian 2 gantungan kunci cantik, asli dari Jepang. Syaratnya mudah, tinggal pilih nomer berapa yang paling sesuai untuk novel saya terbaru, novel semi-biografi seorang tokoh muslim Indonesia yang sukses di dunia Internasional. Sebagai gambaran, novel ini bercerita tentang seorang pemuda Indonesia... Continue Reading →

Bagaimana Menjadikan Novelmu sebagai Film?

Sebagian penulis menginginkan novel , cerpen, atau tulisannya diangkat ke layar lebar. Sebagian berkata, tidak ingin demikian. Sebab, bagaimanapun, novel yang bagus tidak identik dengan naik ke layar lebar. Best seller tidak selalu best quality. Apapun itu, mari kita belajar bersama-sama bagaimana sebuah novel dapat diterjemahkan ke dalam bahasa visual. • Novel dan film sama-sama... Continue Reading →

Bagaimana memilih nama untuk tokoh novelmu?

Untuk kesekian kali, seseorang menginbox masalah nama. “Mbak, apakah Montaser dan Rinai adalah tokoh nyata?” Saya hanya menjawab dengan emoticon 🙂 Perihal nama, bahkan seorang ibu muda bertanya, bolehkah memberi putrinya nama Karadiza, putri bangsawan Persia yang jatuh cinta pada Takudar. Mungkin ia khawatir harus membayar upeti tertentu bila mengambil nama dari sebuah novel. “Jangan... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: