Rohis Bukan Teroris

  Bom di Surabaya yang meledak kemarin, Ahad 13 Mei 2018, pasti akan memunculkan berbagai dinamika. Diskusi, polemik, asumsi, lempar melempar opini, bahkan pendapat negatif berhamburan. Apapun itu, saya tetap ingin menuliskan apa yang ada di benak dan hati, dan mencoba menuangkannya secara santun bermartabat.   Doktrin teroris jelas tidak ditanamkan sehari dua hari. Butuh... Continue Reading →

Surabaya : Tetep Cangkrukan, Cak!

  10 tahun yang lalu, kami memutuskan tinggal di Surabaya. Setelah melanglang tinggal di beberapa kota mulai ujung utara Sumatera hingga ujung timur pulau Jawa, kami menjadikan Surabaya sebagai base camp. Banyak alasan yang menjadikan kami memilih kota ini.   Masyarakat Surabaya yang didominasi orang Jawa Timur, terkenal blak-blakan. Bicara apa adanya. Saya yang sebetulnya... Continue Reading →

Mengenal Writing Therapy atau Terapi Menulis

    Pernahkah dengar tentang writing therapy atau terapi menulis? Dan menurut anda, bisakah menulis menjadi salah satu bentuk terapi? Terapi menulis, adalah salah satu bagian besar dari art therapy atau terapi seni. Terapi seni mencakup semua terapi psikologis yang menggunakan pendekatan seni dalam proses terapeutiknya. Berhubung seni sendiri mencakup pemaknaan yang luas, maka terapi... Continue Reading →

Bila Pengejek dan Pengolok berbalik menjadi Pendukung

  Jika anda memakai  jilbab seperti saya di era 90an, pasti pernah  mengalami masa-masa yang spesial ini. “Kamu mau kayak orang Iran ya?” kata salah  seorang saudara. “Kamu ikut aliran apa sih?” Apalagi ketika saya membatasi pergaulan, mengurangi film dan musik, tuduhan semakin berdatangan : “kamu sekarang nggak asyik lagi diajak ngobrol.” Ketika saya tidak... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: