Psikologi Gaul (1) : Memahami Remaja

  “Boleh pakai kutex?” “Kalau tattoo?” “Pacaran kan nggak papa kalau cuma jalan-jalan.” “Mau warnai rambut. Asal gak hitam gakpapa, kan?” “Aku main game kalau lagi bosen. Semua orang ngomel melulu. Yah, namanya bosen gimana!” “Males sekolah/ngampus. Dikejar-kejar melulu.” Itu sebagian dari keluhan remaja yang mampir ke agendaku. Ya, mereka yang dilahirkan tahun  2000an dan... Continue Reading →

Baju Sial, Laba yang Bawa Rezeqi & Larangan Makan di Cobek

Percaya ada baju yang bawa sial? Saya punya 1. Moga gak nambah, sebab punya 1 aja udah buat senewen. Setiap pakai baju itu ada aja hal menjengkelkan terjadi. Bahkan, teman, sedang memikirkan untuk menulis cerita ini aja...eh mendadak saya lagi di kamar mandi lampu mati sampai teriak-teriak, “helloooo! Adakah yang gangguin Ummi dengan matikan lampu... Continue Reading →

Writing for Healing : Menulis itu Menyembuhkan, atau Malah Membuka Trauma?

Kasus 1 Seorang perempuan, sebut namanya Ina, senantiasa berlinang dan berdebar setiap kali mengetikkan sebuah nama. Ya, nama lelaki itu Yuda (samaran). Dialah lelaki yang paling mengerti dirinya. Tetapi jalan  hidup tak dapat ditebak, Yuda dan Ina tidaklah berjodoh. Meski Yuda dan Ina berpisah kota, masing-masing telah memiliki kesibukan, kenangan akan Yuda tidaklah menguap begitu... Continue Reading →

Mengenal Writing Therapy atau Terapi Menulis

    Pernahkah dengar tentang writing therapy atau terapi menulis? Dan menurut anda, bisakah menulis menjadi salah satu bentuk terapi? Terapi menulis, adalah salah satu bagian besar dari art therapy atau terapi seni. Terapi seni mencakup semua terapi psikologis yang menggunakan pendekatan seni dalam proses terapeutiknya. Berhubung seni sendiri mencakup pemaknaan yang luas, maka terapi... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: