Pernikahan Seharga Kaos Kaki

  Pernah beli baju lebaran? Ada yang beli sebelum Ramadhan tiba, takut bila agenda memilih-milih baju menggangu aktivitas puasa dan tarawih kita. Ada yang membelinya menunggu THR, karena beli baju lebaran butuh budget tinggi. Ada yang sengaja beli baju lebaran di mall terkemuka atau butik ternama, sebab lebaran termasuk momen tahunan yang istimewa. Baju daster?... Continue Reading →

Orangtua Belajar Game : dari PUBG sampai Alan Walker

  “Ummi coba nonton K/DA popstar, opening ceremony dari League of Legends,” saran putriku, ketika aku bilang malas belajar game. Sebagai orangtua dan psikolog, mau tak mau aku harus belajar apa yang menjadi hobi, perhatian, kesukaan dari subyek klienku yang didominasi remaja dan orangtua yang mengeluhkan kondisi anak-anak mereka. Membahas dunia anak muda membuatku dapat... Continue Reading →

Pelukan Skin–to-Skin yang Menjadi Obat

    “Ummi, keloni,” rengek si bungsu ketika beberapa waktu lalu sakit. “Lho, Ummi udah tidur di sampingmu.” “Tapi belum dikeloni.” “Ummi sejak tadi tidur di samping kamu, Say.” “Pokoknya keloni!” Aku memeluknya dari belakang, merasakan tubuhnya yang panas karena demam tinggi. Beberapa bulan lalu kami gantian sakit. Dua anakku gejala DB, yang dua lagi... Continue Reading →

Psikologi Gaul (1) : Memahami Remaja

  “Boleh pakai kutex?” “Kalau tattoo?” “Pacaran kan nggak papa kalau cuma jalan-jalan.” “Mau warnai rambut. Asal gak hitam gakpapa, kan?” “Aku main game kalau lagi bosen. Semua orang ngomel melulu. Yah, namanya bosen gimana!” “Males sekolah/ngampus. Dikejar-kejar melulu.” Itu sebagian dari keluhan remaja yang mampir ke agendaku. Ya, mereka yang dilahirkan tahun  2000an dan... Continue Reading →

Film Searching : Ketika Sebagian Temanmu di Media Sosial Jahat & Opportunist!

  “Ummi harus nonton!” anakku mengirim teks. “Aku udah nonton sama temanku di Yogya.” “Yah…kalau film begitu, Ummi gak ada temannya buat ke bioskop.” “Ummi harus ajak Abah dan adik-adik buat nonton. Bagus banget! Gimana tentang dunia maya saat ini. Gimana orangtua harus belajar.” Aku penasaran banget. Film-film psikologis memang sengaja kutonton untuk memberikan pelajaran... Continue Reading →

Membumikan Ilmu Psikologi

    Literasi sains, saya tertarik dengan bahasan Kompas hari ini, Kamis, 16 November 2017. Bahwa masyarakat umum perlu sekali mengetahui apa saja perjalanan dan pencapaian dunia ilmiah. Betapa banyaknya berita hoaks yang terebar. Berdasarkan tulisan hari ini, tulisan hoaks tertinggi di bidang kesehatan, politik dan dunia entertainment. Di bidang kesehatan, kita mengambil kata-kata WHO bahwa... Continue Reading →

Mengapa Artis, Girlband & Boyband Korea Punya Banyak Penggemar?

  Masa remaja dulu, boyband yang marak di blantika musik adalah New Kids on The Block, Westlife, Boyz to Men dan sejenisnya. Wah ketahuan deh angkatan umur berapa! Ketika punya anak-anak remaja, saya belajar menyukai dunia disekitar mereka. Manga, anime, boyband girlband, film Korea, film Jepang dan segala seluk beluk industri seni negara Ginseng dan... Continue Reading →

4 Cara Move On : ditinggal pacar, dikhianati teman,  gagal akademis & gagal usaha

    Pernah patah hati? Teman yang kita percaya tahu-tahu menusuk dari belakang, menipu diam-diam? Atau berkali-kali ujian, mencoba beasiswa, memulai bisnis dan hasilnya bolak balik nihil; malah minus? Kita semua pernah mengalami hari-hari pahit sehingga ingin rasanya dunia berakhir.  Mirip lagu lama yang dipopulerkan Sonia sekitar tahun 90an : Why does the sun goes... Continue Reading →

“Memaksa” Anak untuk Bersama

“Nanti bungkusin aja, Mi. Aku nggak ikut.” Anakku menolak untuk bergabung akhir pekan, ketika kami ajak makan diluar. Alasannya masuk akal. “Aku capek! Mau tidur aja. Lagian aku sudah sering keliling-keliling ke arah sana. ” Wajar sih. Waktu kecil, anak akan menguntit kemana saja ayah ibunya pergi. Tapi setelah remaja, mereka punya kelompok sendiri. Punya... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: