Buku, Empek-Empek, Bros ~ Kunci Menulis (1) : Konsisten

    Apa persamaan buku, empek-empek dan bros? Seorang sahabatku, mbak Yulyani namanya, bertahun-tahun membuat empek-empek. Memilih ikan sendiri, menguliti ikan, memisahkan daging ikan dari durinya, menggiling daging lalu dicampur dengan tepung sagu dan bla-bla-bla sampai jadi empek-empek yang menurutku terenak di lidah. Kuah cukonya? Wuah, jangan tanya. Aku kalau beli empek-empek Yenna, mesti beli... Continue Reading →

Writing for Healing : Menulis itu Menyembuhkan, atau Malah Membuka Trauma?

Kasus 1 Seorang perempuan, sebut namanya Ina, senantiasa berlinang dan berdebar setiap kali mengetikkan sebuah nama. Ya, nama lelaki itu Yuda (samaran). Dialah lelaki yang paling mengerti dirinya. Tetapi jalan  hidup tak dapat ditebak, Yuda dan Ina tidaklah berjodoh. Meski Yuda dan Ina berpisah kota, masing-masing telah memiliki kesibukan, kenangan akan Yuda tidaklah menguap begitu... Continue Reading →

Membumikan Ilmu Psikologi

    Literasi sains, saya tertarik dengan bahasan Kompas hari ini, Kamis, 16 November 2017. Bahwa masyarakat umum perlu sekali mengetahui apa saja perjalanan dan pencapaian dunia ilmiah. Betapa banyaknya berita hoaks yang terebar. Berdasarkan tulisan hari ini, tulisan hoaks tertinggi di bidang kesehatan, politik dan dunia entertainment. Di bidang kesehatan, kita mengambil kata-kata WHO bahwa... Continue Reading →

Mengenal Writing Therapy atau Terapi Menulis

    Pernahkah dengar tentang writing therapy atau terapi menulis? Dan menurut anda, bisakah menulis menjadi salah satu bentuk terapi? Terapi menulis, adalah salah satu bagian besar dari art therapy atau terapi seni. Terapi seni mencakup semua terapi psikologis yang menggunakan pendekatan seni dalam proses terapeutiknya. Berhubung seni sendiri mencakup pemaknaan yang luas, maka terapi... Continue Reading →

Maukah Kamu Jadi Penulis?

    Tidak ada universitas yang khusus memiliki fakultas atau jurusan yang mencetak seseorang menjadi penulis.  Bahkan fakultas FIB sekalipun, tidak secara otomatis membuat mahasiswanya mengambil profesi penulis sebagai pekerjaan hidupnya. Penulis adalah pekerjaan lepas yang benar-benar ‘lepas’ : hanya orang-orang yang benar-benar niat jadi penulis, akan menjalani profesi sebagai penulis dengan segala lika likunya.... Continue Reading →

Reem : buku ke 61, Novel  ke 19 dan Sekilas Kisah di Dalamnya

  Inspired by true story. Akhirnya novel ini terbit juga. Setelah melalui perjuangan panjang seorang penulis. Apa sih perjuangan panjang penulis? Menyelesaikan novel : mulai menggali ide, membuat outline, mengembangkan cerita, menentukan prolog-ending-konflik-tokoh dsb Menentukan penerbit (akhirnya diterbitkan Mizan, lini Pastelbooks) Berkolaborasi dengan editor dan tim Menentukan cover Merancang promosi seperti bedah buku dll Nah...panjang... Continue Reading →

Mengutip Sastra Cinta bagi Palestina

    Aku tidak lagi bisa berbual-bual menulis tentang Palestina. Sudah cukup berita mewartakannya. Terlalu sakit jejak yang ditorehkan dalam hati, sementara kita tak bisa berbuat apa-apa selain berduka dan mengutuk. Hari ini aku ingin berbagi kepada kalian semua dan mereka , kepada anda dan kamu, kepada kita dan kami. Kepada pembaca blog, facebook dan... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: