Seksologi Islami (1)

Antara Fatal Attraction dan Unfaithful

(1)

Setiap kali dengar kata seks, apa yang terlintas di benak?

Seronok, erotisme, film X-rated? Rasanya merinding, bulu kuduk berdiri, sebab terlintas adegan-adegan ‘panas’ yang mungkin secara tak sengaja pernah dikonsumsi. Atau tiap kali mendengar kata seks,  justru merasa hal tersebut merupakan  sebuah kata yang punya makna suci dan luhur.

Seksologi Islami! (1) - kecil.png

Utak atik cover pakai Canva 🙂

Seks memiliki makna istimewa dalam Islam, sebab dalam al Baqarah perempuan di analogikan sebagai ladang dan lelaki sebagai petaninya. Dalam psikologi, seks punya makna sangat penting. Hubungan seks bukan hanya merupakan pleasure principle saja, tetapi bermanfaat bagi sistem limbik-dalam yang menjadi salahs atu kekuatan relasi emosional antar manusia.

 

Tetapi, seks menjadi berbahaya bila dikonsumsi di luar nikah. Anda pernah menonton film Fatal Attraction yang dibintangi Michael Douglas dan Glenn Close, atau Unfaithful yang dibintai Richard Gere dan Diane Lane? Mengapa yang paling menjadi obsesif dalam seks di luar nikah adalah perempuan? Sebab sistem limbik dalam perempuan lebih besar dari lelaki. Dan begitu teraktivasi dengan seks, perempuan sulit melepaskan lelaki. Meski dianiaya sekalipun. Itulah sebabnya, sering dijumpai cowok cewek yang pacaran kelewat batas, sang cewek sulit melepaskan pacarnya, meski dianiya dan disakiti secara tak manusiawi sekalipun.

Seksologi Islami  kecil.png

Canva juga. Lebih cerah ya?

Buku ini sedang dalam tahap editing di penerbit. Jadi covernya bisa jadi bukan seperti yang saya posting di sini hehehe.

Mohon doa agar barakah bagi semua ya

Iklan

Psikologi Pengantin

 

Psikologi Pengantin

Cover Hijau Psikologi Pengantin

Yang punya istri pintar cari uang dan aktif di luar, eh, suaminya selingkuh juga.

Yang punya istri berkhidmat di rumah, mengabdi pada suami dan anak-anak, eh ditinggal juga.

Yang suaminya ganteng dan sholih, bukan jaminan juga istrinya tak berpaling.

Jadi pernikahan itu bagaimana sih? Bagaimana menjadikan pernikahan kita tetap seperti masa-masa pengantin?

Ada yang bilang,  melayani suami harus lihai dapur dan kasur. Tapi tahukah anda, penemuan-penemuan di ranah psikologi dan sosial  merumuskan hal-hal mengejutkan seputar pernikahan?

Saya terkejut dan merenung saat menelaah puluhan riset  tersebut , lalu membuat buku sederhana ini , berjudul  Psikologi Pengantin yang semoga menjawab pertanyaan.

  • 5 tahun pertama pernikahan bolehlah laki-laki dirayu dengan kasur. Tapi ternyata, ada lagi yang dibutuhkannya. Simak diskusinya di buku ini ,ya.
  • Ada permasalahan kunci dalam pernikahan suami istri yang seringkali tabu dibicarakan. Atau sekali dibicarakan, bisa berujung ledakan. Apakah sex? Atau yang lain?
  • Ada beberapa titik penting pernikahan yang kalau diperhatikan seksama, dapat menjadikan suami istri pengantin sepanjang masa.
  • Buku ini mungkin vulgar di beberapa bagian, terutama hubungan intim suami istri. Tapi percayalah, membahas hal tabu yang dalam Islam bernilai ibadah, lebih baik dibicarakan dalam konteks ilmiah daripada mencuri-curi pengetahun dari google serta youtube!

 

Untuk pemesanan Psikologi Pengantin (harga 40 K) ,

Kontak Penerbit Indiva atau

Vidi 0878 -5153 -2589

Ayyasy 0856- 0865-4369

 

Nantikan  kuis-kuis menarik seputar Psikologi Pengantin yang berhadiah macam-macam gantungan kunci mancanegara !