Kategori
Artikel/Opini Cinta & Love Oase WRITING. SHARING.

DEAR (ANOTHER ) NOVIA : PLEASE, HIDUPMU SANGAT BERHARGA

Kembali, kasus bunuh diri seorang gadis bernama Novia Widyasari mengejutkan. Ia sangat tertekan mendapati dirinya hamil sementara kekasihnya enggan bertanggung jawab. Novia melakukan BD di depan makam ayahnya yang belum lama wafat. Surat cinta ini ditulis untuk gadis2 spt Novia.


➖➖➖
Untuk adik-adikku yang mengalami kisah seperti Novia,
Semoga kamu sempat baca surat ini. Kehidupanmu mungkin lebih pedih dari Novia dan saat ini kamu sedang terombang-ambing dalam kegalauan luarbiasa. Sebelumnya, mari kita kirimkan doa untuk Novia dan keluarganya. Semoga adinda Novia diampuniNya; mama Novia serta keluarganya dalam lindunganNya.
➖➖
🌹Adikku, another Novia…
Kau cantik dan ranum. Muda dan mempesona. Memikat luarbiasa. Dari luar terlihat merona, namun siapa tahu dalam dirimu penuh bara dan duka? Bisa saja kau bunga yang tumbuh di belukar berduri bertanah lumpur. Hidupmu penuh kekerasan, penistaan dan caci maki. Hatimu gersang oleh cinta. Betapa inginnya mendapatkan kasih sayang dari orang yang seharusnya. Mendapatkan pujian. Genggaman. Pelukan dan kehangatan. Tapi semua tak kau dapatkan dari orangtua dan sanak saudara. Tetiba, hadirlah seorang pangeran yang mengobati luka hatimu.


➖➖
🌷Kau bahagia.
Bersukacita. Cinta itu seperti hujan menyirami gurun tandus yang gersang oleh terkaman musim tiada henti. Seharusnya kau tersenyum. Seharusnya.
Apakah hatimu tenang? Apakah ada rasa damai di sana?
Kalau itu cinta sejati, seharusnya dirimu nyaman dalam dekapannya.


➖➖
⛈️Adikku, another Novia…
Dalam hatimu yang halus dan perasa, tetiba muncul kegelisahan. Saat dia sering mempermainkamu dengan kata-kata ,”Kamu cinta aku? Buktikan, dong!” Padahal kamu tulus mencintai dia.
Dalam hatimu yang dipenuhi harap, tetiba muncul kegusaran. Saat dia sering mengancam akan meninggalkanmu demi gadis lain. “Masih banyak yang mau sama aku. Cewek bukan cuma kamu doang!”
Dalam hatimu yang sering merindukannya, tetiba muncul kecurigaan. Mengapa dia sering berbohong? Mengapa dia ketahuan berdusta berkali-kali? Mengapa kesetianmu seperti tak berbalas?
Dalam hatimu yang terluka, mengapa tergores luka berkali-kali? Apakah mulai pudar rasa tenang, daman, nyamanmu bersamanya?
➖➖💔💔
Adikku, another Novia…
Lihatlah dirimu. Kau yang cantik, periang, banyak teman. Sekarang terkurung dalam penjara obsesi dan tak boleh menemui siapa-siapa. Hidupmu 100% tercurah harus dan harus hanya untuk dia. Lihatlah kepalamu yang sebelumnya dipenuhi ide-ide kreatif bersama teman satu geng-mu. Sekarang mendadak terlalu sibuk memikirkan dia dengan segala tuntutannya, hingga kamu gak sempat mikir dirimu sendiri, Dek.
Dan, lihatlah hatimu.
Semula kamu happy, easy going, you’re always kind to people and you have golden heart. Sekarang kemana hati itu? Kamu pencemas, pemarah. Level anxiety mu naik ke tahap tak terduga. Kamu bahkan insecure dengan dirimu sendiri! Dirimu yang sejauh ini selalu giat menggapai asa. Ikut acara ini itu, ikut lomba ini itu. Waktumu, dirimu, pikiranmu, hatimu, habis untuk dia dan dia.
➖➖
🌟Adikku, another Novia…
Cowok yang kamu cintai setulus hati itu, pangeran yang mendatangimu di kala hari-harimu sunyi; apakah benar tulus cintanya? Jika memang ia tulus mencintamu, pasti berani menghadapi apapun demi dirimu. Celaan, hinaan, bahkan sekedar larangan dari orangtua tak akan menghalangi. Akan ia katakan pada dunia, “Cewek ini adalah tanggung jawabku! Aku adalah imamnya. Aku adalah pemimpinnya. Aku adalah pelindungnya. Keselamatan dia, kesehatan dia, kehormatan dia adalah tanggung jawabku!”
✨Larangan orangtua?
Ia akan datangi orangtuamu, Dek.
Walau ia dicaci belum pantas jadi menantu, walau dihina tak pantas untukmu, ia akan datangi orangtuamu. Bahkan akan ia hadapi kakak-kakakmu sembari berkata.
“Saya mencintainya dengan tulus. Akan saya jaga ia dunia akhirat.”
Apakah ia seperti itu?
Coba tanyakan pada kekasihmu, jika ia masih bersamamu. Jika ia belum berani menghadapi itu semua, baiklah. Mungkin ia belum punya cukup tabungan untuk membangun mahligai rumahtangga bersamamu. Tetapi bisakah kamu meminta sumpahnya, Dek?
🌟“Mas, selama kita pacaran, bisakah kamu jaga diriku sebaik mungkin? Jangan hina aku, jangan sakiti aku, jangan injak harga diriku. Bisakah bersamamu aku merasakan ketenangan, meningkat rasa percaya diriku dan melaju juga prestasiku?”
➖➖
💔Adindaku, another Novia…
Bila ia tak bisa memberimu itu semua, kupikir sudah waktunya kamu mempertimbangkan ini : dirimu tak level dengan dirinya. Kamu terlalu berharga untuknya. Kamu terlalu indah untuk bersanding dengannya. Jangan khawatir kehilangan cowok sepertinya karena kamu lebih pantas mendapatkan seorang raja pemberani perkasa, dibanding pangeran yang tak jelas sumpahnya.
➖➖
💔Adindaku, another Novia…
Oh…kenapa kamu menangis? Jadi, kamu sudah terlalu jauh dengannya? Kamu sudah tidur dengan kekasihmu? Ya Tuhan, adikku. Apakah kamu tahu, betapa berbahayanya menyerahkan hidup kita kepada lelaki tanpa janji? Cowok bisa meniduri 1000x tanpa berkurang ketampanannya. Tetapi cewek, bahkan hanya tidur 1x dengan cowok, bisa retak berkeping-kepig masa depannya.


💔💔💔💔
Oh Adindaku…kamu pasti saat ini menangis meraung. Meratapi diri. Sementara dia tetap mengumbar ancaman dan kepongahan. Kamu mengutuk diri, sementara orang-orang tak mengerti kondisi sebenarnya. Hidupmu pasti hancur di titik ini. Kamu merasa tak berharga. You’re not a virgin anymore. You’re a garbage. Nobody wants you anymore. Apalagi bila dirimu berbadan dua. Kamu mau ngomong ke siapa? Ke orangtua? Seperti apa hancurnya mereka. Ke teman? Gak bisa. Ke dia? Lebih-lebih lagi.
➖➖
💔Adindaku sayang…
😭Hidupmu hancur. Hidupmu gelap pekat. Semua mata menuduhmu dan jari jemari menudingmu, “Dasar cewek bego! Udah tau cowoknya kayak gitu, masih aja mau ditiduri? Dasar cewek gak bermoral. Makanya kalau dikasih tau, dengerin. Sekarang h***l. Rasain lu! Biar malu kamu!”
Ya Tuhan…kamu memang berdosa, Dek. Kamu lakukan itu sebelum masanya. Semua menganggapmu barang tak berharga yang najis dan pantas diludahi. Apalagi kekasihmu tak lagi memandangmu dengan berharga. Kalaupun kamu masih jadi pacarnya, ia akan meminta lagi dan lagi dari dirimu.
➖➖
💦Adindaku, another Novia…
Saat bumi menolakmu, apakah kamu percaya bahwa langit masih menerimamu? Di hati manusia yang angkuh, pongah dan merasa suci; masih ada malaikat yang mendengar doamu dan mengantar permohonan maafmu ke langit ke tujuh.
💚💦 Dan di atas segalanya, ada Tuhan kita, yang menatapmu penuh kasih. Yang akan merangkulmu dengan selendang cinta dan memayungimu dengan kubah maafNya. Akan ia hamparkan permadani hijau menuju firdausNya ketika bulir-bulir airmatamu mengiringi taubatmu.💦 💚
😭Janganlah kau berpikir, dunia ini sudah tak ada artinya, Adikku.


➖➖
🌹Adinda-adindaku, another Novia, wherever you are…
Surat ini kutulis untukmu dengan tetesan airmata. Akupun perempuan yang pernah hamil . Dalam pernikahan, hamilpun terasa demikian berat menyusahkan. Apalagi bila tak ada lelaki di sampingmu dan kamu merasa sendiri.
Jangan berpikir kamu sendiri.
Tuhan bersamamu.
🤲Kamu memang salah selama ini, tapi ampunan Tuhanmu pun seluas langit dan bumi. Ayo, perbaiki langkahmu. Hargai dirimu yang demikian mahal bak permata. Cowok itu, biarkan saja dia. Kalau kau bisa menuntut tanggung jawabnya, silakan. Kalau dia mengelak dan dirimu terlalu lelah untuk mengejarnya, hiduplah dengan dirimu yang baru.
➖➖
🌷 Jaga dirimu baik-baik, Adindaku Sayang.
Jangan pernah berpikir untuk mati terlebih dahulu karena dirimu dan hidupmu begitu berharga.
Cukuplah satu Novia yang putus asa dan kita doakan ia tenang di alam kuburnya. Untukmu, masih terhampar dunia, kebanggaan, harapan dan seribu cita-cita untuk diraih. Selagi engkau segera berbenah dan menyayaingi dirimu sendiri.
➖➖
🌼Dari aku, kakakmu yang menyayangimu.🌼

  • Mengenang Novia Widyasari, mahasiswi yang commit suicide di depan makam ayahnya. Ia sangat tertekan ketika mendapati kekasihnya tak bersedia bertanggung jawab atas kehamilannya.

Oleh Sinta Yudisia| twitter @penasinta| IG : @sintayudisia

I am a writer and psychologist. A mother of 4 children, a wife of incredible husband. I live in Surabaya, and have published more than 60 books. What do I like the most? Reading and writing. Then, observing people.

4 replies on “DEAR (ANOTHER ) NOVIA : PLEASE, HIDUPMU SANGAT BERHARGA”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s