Kategori
Oase

Sempurna dan Menyempurnakan

Jadi tambah paham agama. Kocak lagi nulisnya!

ezayyak?!

Ada ‘kamāl’ ada ‘tamām,’ secara bahasa makna keduanya sama; sempurna. Seorang yang bernama Kamaluddin artinya kesempurnaan agama, secara harfiah sah-sah saja kita ganti namanya jadi Tamamuddin, toh maknanya sama. Eh tapi nanti dia terbebani buat bikin bubur merah, kesian. Dah gak usah ganti nama orang seenak udel nak!

Di Al-quran ada kata ‘akmala’ ada kata ‘atamma.’ Sekilas, keduanya bermakna sama; memyempurnakan. Tapi lebih lanjut ternyata petunjuk maknanya berbeda.

Allah katakan, “al-yauma akmaltu lakum dīnakum (4/3),” hari ini aku sempurnakan bagi kalian agama kalian. Akmaltu = sempurna. Di ayat lain Allah bilang, “tsumma atimmū ash-shiyāma ila al-lail (2/187),” kemudian sempurnakanlah puasa kalian sampai waktu malam (maghrib). Atimmū = sempurna.

“Akmala al-amra” artinya seseorang menuntaskan pekerjaannya secara bertahap dalam rentang waktu tertentu, di selingi berbagai hal lainnya. Seorang yang punya hutang puasa di bulan Ramadhan dia punya kesempatan mengqadanya di 11 bulan yang lain, maka Allah bilang, “walitukmilū…

Lihat pos aslinya 348 kata lagi