XL : Exist & Connected !

Bukan berarti judul di atas menggambarkan saya orang konsumtif, senang berburu telepon seluler terbaru, selfie saat travelling di dalam negeri atau di luar negeri untuk buat audience iri . Bukan sama sekali!

Komunikasi menjadi hal penting agar hubungan dengan pasangan, anak-anak, keluarga, relasi dan komunitas dapat harmonis. Bayangkan saja bila keluar kota dan pasangan tak dapat dikontak, deg-degan dan was-was pastinya. Jangan-jangan…..oh no!

HP atau ponsel awalnya harga murahan hingga dapat hadiah dari beberapa relasi HP berkualitas bagus. Selama itu pula, nomer XL bolak balik berpindah. Saya pribadi punya beberapa nomer dari penyedia layanan komunikasi. Maklum, orang-orang terdekat pakai nomer bermacam-macam. Namun, untuk internet saya tetap pakai XL.

“Emang sih, paketnya banyak tapi lelet,” keluh suami tentang nomernya.
Beberapa nomer lain harga paketannya alamaaak!
Ada lagi yang mirip XL namun blankspotnya buat ingin mencakar-cakar dinding. Arrgggh !
Pilihan, akhirnya jatuh ke XL.
Saya pilih paket 49.000. Buat segala macam : whatsapp, line, email, youtube, googling, facebook, instagram, nge-blog. Untuk nge-blog, hampir tiap hari upload foto dan laporan catatan perjalanan, terutama saat mengunjungi places of interest.

Penghuni rumah pasti khawatir saat saya di luar kota.
“Lagi dimana? Udah sampai belum? Kok gak kontak-kontak?” suami kirim pesan berulang yang, Alhamdulillah, dapat cepat saya respon. Beda ketika ia keluar kota, serasa masuk ke kapsul hampa udara. Terputus berita.
“Mas pakai XL, kenapa?” keluhku. “Gak nyambung kalau pakai yang itu.”

Ketika salah satu putra saya akan menggunakan ponselnya sendiri, saya pesan,
“pakai nomer XL aja! Murah, gak menghabiskan uang jajan! Lagian, bisa telpon Ummi.”

Dan, saat tulisan ini dibuat, saya sedang berada di Fukuoka. Ketika baru menginjakkan kaki ke Jepang untuk tugas lintas budaya, telepon seluler berbunyi.
Dari XL.

“Bila anda membutuhkan bantuan, dapat mengontak nomer xxx di Shinagawa-ku, Tokyo, kedutaan Indonesia.”

Pesan itu singkat tapi membuat saya tersadar, di negeri orang, masih ada tempat yang dituju bila menemui kesulitan.

Sinta Yudisia di depan Karatsu Castle

Sinta Yudisia di depan Karatsu Castle

Tempura di Cafe Kazuko Tei, Karatsu

Tempura di Cafe Kazuko Tei, Karatsu

Taiwan : Sinta Yudisia, Nunik, Sinta Rani :)

Taiwan : Sinta Yudisia, Nunik, Sinta Rani🙂

9 thoughts on “XL : Exist & Connected !

  1. Iya, betul. Tarifnya murah nggak bikin boros. Tapi kalau pakai tarif dasar sih menurutku. Aku juga pengguna XL, Mba. Sama, aku juga pakai yang 49 ribu satu bulan. Unlimited jaman tahun kemarin. Sekarang udah gak ada di *123#. Hihihi… Pakai ini jadi gak boros, nggak sampai 100 ribu lah pengeluaran sebulan.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s