Ayah, Jangan Korupsi (SMS seorang anak)

Abah jangan iri temennya Abah karena mereka punya mobil, rumah mewah, HP bagus, jam tangan bagus, dan lain-lainnya. Sebetulnya Abah bisa beli kayak punya temennya Abah. Pikirkan, Abah kan tujuannya kan bukan untuk membeli barang kayak gitu, tapi mensejahterakan keluarganya. Emangnya temennya Abah anaknya kayak kita. Sekolah di SDIT, SMPIT Al Uswah, SMP 6. Mungkin enggak kan?

Abah jangan berpikir untuk korupsi, jangan berpikir untuk keluar dari kantor Pajak. Kalau Abah korupsi, emangnya hidup kita dijamin bisa bahagia?????? Mungkin kita jauh lebih sengsara. Kita pasti selalu diikuti dengan rasa takut dan bersalah. Karena Abah dan Ummi kan orang yang sholeh. Emangnya temennya Abah yang korupsi bisa dijamin hidupnya lebih bahagia??????

Ayyasy

(SMS anakku, sekitar 2 tahun lalu yg masih kusimpan. Tertanggal 16 Nov 2010, 10.20 AM. Saat itu keluarga kami terpisah jauh. Kami di Surabaya, suami di Jakarta dan tidak setiap pekan bisa pulang)

10 thoughts on “Ayah, Jangan Korupsi (SMS seorang anak)

  1. MasyaAllaah, saya selalu salut dengan para istri dan anak-anak yang begitu sayang dan perhatiannya pada sang ayah. Saya bisa memahami gimana perasaan putra mbak Sinta, karena suami saya sendiri juga bekerja di perpajakan. Semoga Allaah senantiasa mengistiqomahkan suami kita ya mbak😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s