WAJAH UNIK :-)

Tertuduh? Tidak juga.
Hanya merasa aneh.
Dalam suatu acara forum kepenulisan nasional, seorang peserta tiba-tiba bertanya,
”…mbak aktif di partai X ya?”
Saya melongo.
Tidak menyangka mendapat pertanyaan yang ‘melenceng’dari dunia kepenulisan.
“Oh,” setelah menenangkan diri beberapa saat,”….saya simpatisan kok dek.”
Ia tampak penasaran dan saya segera menutup pembicaraan. Hm, sorry sista, this is not the right place to talk about it.

Fragmen berikutnya dengan beberapa dosen.
Suatu saat dalam diskusi hangat seputar politik, agama, kuliah dan lain-lain, tiba-tiba pak dosen bertanya,
“Kamu kenal sama Ahmad Jabir?”
Saya tertegun, sempat tersedak sebentar.
Nama itu pasti mengacu sesuatu. Demi menghormati institusi civitas akademika, saya berujar,
”….saya kenal istrinya, Pak.”
Tentu saja. Rumah tinggal kami tak berjauhan! Lagipula, swear, saya lebih kenal istrinya….
Moment yang lain ketika di kelas Teknik Konseling.
Dosen pakar klinis kami sedang membahas beragam persoalan seru seputar club swing, sekte keagamaan, sophacholic ketika tiba-tiba ia melontarkan usulan penelitian.
”Kamu teliti saja perempuan partai X. Tuh, konsultasi sama Sinta.”

Ada apa? Saya bertanya-tanya. Perasaan, pakaian dan perilaku saya usahakan secair mungkin. Ketika teman-teman membahas Jessie J – Price Tag ; ketika remaja membahas Suju, Shinee, T-ara, SNSD, saya usahakan mengikut. Film terbaru pun oke. Buku, berita, ayo…

Fragmen terakhir
Suatu saat, ketika satu stage dengan ustadz Faudhil Adzim.
Biasalah; pertanyaan seputar pernikahan, parenting yang….lagi-lagi, menyerempet masalah politik. Saya jawab, wah, ini bukan forumnya. Kan kita sedang membahas dunia anak-anak?
Usai acara, seorang ibu mendekat. Ia berkata sudah sangat lama ingin bertemu, setelah sebelumnya hanya mengenal lewat tulisan-tulisan. Kami cepat akrab. Ia bercerita tentang suami, anak-anak, usahanya, rekan-rekan bisnisnya, hobbynya. Ujungnya…
”Mbak Sinta pasti orang partai X,” tuduhnya, pasti.
Ha?
Saya melongo.
Koq bisa?
”Memang saya kelihatan gimana, Mbak?” akhirnya, setelah fragmen demi fragmen, rasanya penasaran juga ingin tahu mengapa saya ’tertuduh’ begitu.
Ia tertawa.
”Yaaa…pokoknya kelihatan beda…”
”Beda gimana?”
”Wajahnya itu lho…..”
Betul-betul nggak faham. Melihat saya kebingungan, ibu pengusaha itu meneruskan.
”…dari wajahnya kelihatan Mbak, kalau mbak mewakili mana. Saya tahu koq. Wajah orang partai X biasanya ramah dan tersenyum lebar. Itu yang bikin beda.”
Oooo.
Ada yang mau comment?

* Today, give a stranger one of your smiles. It might be the only sunshine he sees all day. ~ Jackson Brown, Jr.*

7 thoughts on “WAJAH UNIK :-)

  1. Siti Lutfiyah Azizah berkata:

    aku juga pernah mba, sama dosen pembimbing skripsiku. beliau bilang gini: “Ah kalo kamu mah udah ketebak, abis lulus kuliah langsung aktif di partai X”.
    Jelas saya bengong, nyengir dalam hati ” Loh kok gitu bu?”
    “Nah itu, tipe-tipe yang pakaian dan jilbabnya kayak kamu itu pasti orang partai X. Ibu mah udah ga bisa diboongin”
    Saya ketawa-tawa dalam hati, aduh ibu dosen..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s