Back to campus!

Tiba-tiba kesempatan itu datang!

Ramadhan 1429 H, keajaiban-keajaiban dituntun oleh tanganNya. Aku sempat takut tapi bukankah tak ada bulan lain sebaik Ramadhan? 30-31 muswil di Blitar, pengukuhanku sebagai ketua FLP Jatim. 6  September pra-raker FLP Jatim. 21 September insyaAllah raker FLP Jatim. Dan….tanggal 9 september dengan diantar seorang teman aku test & mendaftar kuliah S1 Psikologi Untag, Universitas 17 Agustus Surabaya.

Hah? Gak salah?

Aku mulai kuliah Senin, 15 September kemarin. Deg-degan, aku paling tua sendiri mungkin. 34 tahun, tidakkah ini terlambat? Tidakkah ketika nanti selesai diwisuda aku telah berusia 38 tahun?Tetapi ada sesuatu yang menyala dalam diriku. Never ending learn! Para ulama sepanjang hayat hingga tua tetap membaca, membaca, membaca,  belajar, menghasilkan karya. Dan teman-temanku, mereka yang masih berusia kurang dari 20 tahun ternyata tak kurang struggle-nya dari diriku. Athena yang harus membagi waktu dengan bekerja di Matahari, Andrea yang berjilbab harus bekerja sore di hotel, Ajeng yang harus tetap nge-les-i. AKu senang bersama mereka, anak-anak mandiri yang tak menengadahkan tangan minta pada orangtua. Berjuang, bangkit, bekerja, maju, pantang menyerah. Itulah kaum muslimin seharusnya!

Jadi untuk apa merasa malu jika apa yang kulakukan adalah baik adanya?

Ramadhan tahun ini, masa kebangkitan diriku, FLP Jawa Timur, da’wah dimanapun bumi kupijak.

& Komentar

  1. sutono berkata,

    September 18, 2008 pada 10:07 am

    assalamuaikum wr.wb
    setiap aku melihat org-orang sprti mba, mukaku spt disuruk. mba punya anak, keluarga, ngurus anak-anak flp sejatim tapi kok ya msh kpkiran tok kuliah lagi.btw smga allah selalu menyrtai…oh ya lebaran ke tegal gak?

  2. M.Rasyid.Ridho berkata,

    September 18, 2008 pada 5:00 pm

    Assalamu’alaikum
    Bunda, kaifa halukunna? Ridho doakan semoga sukses amienn

  3. ciwid berkata,

    September 25, 2008 pada 9:33 am

    Mbak Sinta…
    my classmate….
    bangganya sekelas ama Mbak Sinta,
    sama-sama kita berjuang ya Mbak…
    Bravo Psikologi Islam!

  4. adammuhammad berkata,

    September 30, 2008 pada 4:17 am

    nggak nyangka mbak sinta tuh semangat 45!
    masih trus mau belajar. kirain udah bosen belajar mbak hehehe.
    semoga barakah!

  5. Yopi berkata,

    Oktober 10, 2008 pada 9:30 am

    Seandainnya ada anak muda membaca blog ini and tidak tergugah dan tidak malu karena kalah semangat maka………………. perlu dipertanyakan kemaluannya!?!…… jangan2 ngak punya kemaluan!

    Wah kalo kader dakwah pada semangat 45 kayak mbak sinta gini …………..kira2 dakwah kita kedepan seperti apa ya? maju teruz mbak… pantang mundur, Belanda maik deket!

  6. Evi berkata,

    November 21, 2008 pada 8:54 am

    Halo..sinta..aku Evi temen sebangku waktu di SMP 5..masih inget gak? aku nemu kamu dari google..selamat ya..jadi jurnalis yang sukses…sip..

    • sintayudisia berkata,

      Januari 1, 2009 pada 4:55 pm

      Assalamu’alaikumwrwb.
      Eviii…of course I still remember you! Cantik banget loh pake jilbab begitu. Tahu nggak, aku suka cerita ke anak-anakku perihal teman-temanku. Anakku yang paling gede , Inayah – 1 SMP dah bisa baca blog aku dan nanya, ” Mi, itu Evi yang biasa Ummi ceritakan yaa?” Eh, sekarang domisili di mana? Kalau aku di Surabaya.

  7. Siska berkata,

    Januari 7, 2009 pada 5:48 pm

    Mba salam kenal
    Bolehkah aku menjadi saudarimu ?
    Pengen ketularan semangatnya :)
    Oya, makasih cv-nya bu sirikit.
    Afwan blm bls emailnya.

    Katasista.blogspot.com


Tulis sebuah Komentar