Cadas Kebencian

Ini kumpulan cerpen I yang diterbitkan Mizan. Mungkin sudah jarang ditemui di pasaran tapi buku ini salah satu buku kebanggaan. Menurutku covernya oke, kertasnya juga hvs jadi pas baca enak rasanya. Aku ingat waktu itu nulis salah satu cerpen berdasarkan inspirasi aneksasi Amerika atas Afghanistan. Di samping tiu aku sempat lihat pameran foto tentang Afghanistan in war. Anak-anak dengan mata tertembak, tulang menyembul di kaki, amputasi dengan gergaji, organ tubuh yang tak lengkap akibat ranjau…seperti inikah wajah dunia Islam? However, membicarakan Afghanistan selalu banyak sudut untuk dipertimbangkan. Di negeri ni pula Leopold Weiss, jurnalis Austria, menajdi Muhammad Assad karena terpukau oleh keindahan Islam. Di negeri ini kita mengenal perang saudara. Di negeri ini Rusia dan Amerika hengkang dengan wajah malu.

Singa di Padang Kekuasaan : Takudar kecil

Buku ini sudah lama terbit, tapi tetap merupakan buku kebangganku sebab novel ini meraih juara I lomba Novel GIP 2003. Bukan hanya karena itu aku ‘mencintai’ Takudar.

Aku jatuh cinta sejak awal pada syaikh Jamaluddin, pada sumpah setianya, Tuqluq Timur Khan dan juga pada Takudar. Orang-orang tangguh di belantara dunia yang mencoba mencari jawaban pada the circle of life. Kadang aku menangis sendiri membaca buku ini kembali, begitupun aku menangis ketika menyelesaikan trilogi yang ke III.  InsyaAllah seri III sedang diproses untuk terbit. Harapanku remaja, anak-anak, orangtua, kaum muslimin pada umumnya memiliki idola sebenar2nya teladan. Harapanku suatu saat tokoh ini muncul di layar lebar menandingi Batman, Superman, Spiderman sebagaimana harapanku akan munculnya kecintaan kembali pada Thariq bin Ziyad, Umar Mukhtar& pahlawan2 Islam yang lain.